Isra’ Mi’raj adalah peristiwa luar biasa yang dialami oleh Nabi Muhammad saw. sebelum hijrah ke Madinah. Kaum Quraisy saat itu menjadikan pengalaman Nabi ini sebagai bahan olok-olok sambil mengatakan tidak mungkin perjalanan sejauh itu ditempuh dalam semalam. Namun, bagi orang mukmin, kabar dan pengalaman Nabi Muhammad ini adalah sesuatu yang harus dipercaya dan dilihat sebagai mukjizat yang diberikan Allah kepada hamba pilihan-Nya.

سُبْحَٰنَ ٱلَّذِىٓ أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِۦ لَيْلًا مِّنَ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ إِلَى ٱلْمَسْجِدِ ٱلْأَقْصَا ٱلَّذِى بَٰرَكْنَا حَوْلَهُۥ لِنُرِيَهُۥ مِنْ ءَايَٰتِنَآ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْبَصِيرُ

Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui (QS. Al-Israa:1)

AKUN ADMIN BERSAMA ANGGOTA HIMMA KEPENGURUSAN 2016-2017